Kisah Mencekam Denis Leary Saat Tragedi 9/11

Aktor Denis Leary di acara publik
Aktor Denis Leary di acara publik
Aktor Denis Leary membagikan kisah nyata di balik layar pembuatan serial sukses Rescue Me yang terinspirasi dari kengerian tragedi 9/11.

Aktor senior Denis Leary tengah membongkar perlengkapan hokinya di Chelsea Piers, Manhattan, ketika pesawat United Airlines Penerbangan 175 menabrak Menara Selatan World Trade Center pada 25 tahun lalu. Pemandangan memilukan tersebut menjadi titik awal perjalanan emosional yang akhirnya melahirkan serial drama komedi populer buatannya, "Rescue Me". Bersama rekan satu timnya, Leary menyaksikan langsung kepulan debu dan kepanikan para pekerja kantoran yang melarikan diri di sepanjang West Side Highway.

Bukan hanya terjebak dalam situasi menegangkan, Leary juga harus menerima kenyataan pahit kehilangan sahabat dekatnya, Garnet "Ace" Bailey, yang menjadi salah satu penumpang di pesawat nahas tersebut. Kedekatan Leary dengan dunia pemadam kebakaran sudah terjalin lama, terutama setelah sepupunya gugur dalam tugas pemadaman di Massachusetts pada tahun 1999. Pengalaman mendalam di posko pemadam kebakaran usai tragedi 9/11 membuatnya bertekad untuk mengubah rasa duka yang mendalam menjadi sebuah karya bermakna.

Bersama penulis Peter Tolan, Leary mencetuskan ide pembuatan "Rescue Me" setelah melihat pergulatan emosional para petugas pemadam kebakaran yang baru saja pulang dari reruntuhan Ground Zero. Mereka ingin menciptakan sebuah tontonan jujur yang memadukan aksi menegangkan, kesedihan mendalam, hingga humor gelap khas para petugas di dapur markas pemadam. Serial yang tayang perdana pada 2004 di jaringan FX ini sukses besar dan berjalan hingga tujuh musim berkat realisme cerita yang diangkat langsung dari kisah hidup para personel FDNY.

Hingga saat ini, warisan dan kekuatan penyembuhan dari serial "Rescue Me" masih dirasakan oleh banyak orang, termasuk para keluarga korban dan generasi petugas pemadam kebakaran baru. Leary sendiri terus mendedikasikan yayasannya untuk membantu para pemadam kebakaran melalui berbagai acara amal tahunan. Bagi banyak responden pertama dan militer, kisah di balik layar serial tersebut tetap menjadi medium emosional untuk mengenang dan memproses trauma masa lalu.